Apa Itu Gaslighting? Dan Cara Mengetahui Itu Menimpa Anda

Perilaku gaslighting ini sangatlah berbahaya dan bisa menjebak kita ke dalam sebuah hubungan yang tidak sehat. Karena bisa saja korban tidak menyadari karena sudah menerima perlakuan tersebut terlalu sering sehingga menganggapnya wajar. Atau bisa juga ditambah dengan rasa takut akan kehilangan sebuah hubungan itu.

Jadi ketika anak menangis akibat luka di lututnya, luangkan waktu sejenak untuk mengakui rasa sakit yang ia rasakan. Meskipun Mama mungkin tidak pernah berniat untuk menyakiti anak dengan kata-kata, penting untuk menyadari dampak tindakan dan kata-kata Mama terhadap anak. Bahkan anak mungkin menguji batas emosi Mama, tetapi penting bagi Mama untuk menyelesaikan tanggung jawab sendiri. Jangan pernah menyalahkan anak ketika Mama alami stres dengan masalah pekerjaan.

Jika perilaku tersebut tidak dihentikan, hal ini dapat mengakibatkan korban meragukan dan kehilangan jati diri serta harga diri mereka. Mulai dari keluarga, teman, pasangan, atasan, public figure, hingga orang asing di media sosial. Umumnya mereka yang terbiasa melakukan gaslighting adalah mereka yang punya tendensi narsistik, sosiopat, dan psikopat. Selain jago berbohong, pelaku gaslighting umumnya manipulatif dan bisa begitu charming atau bersikap tidak bersalah. Awalnya kamu mungkin yang justru merasa bersalah karena telah berpikiran buruk tentang orang itu, yang sebetulnya menjadi taktik pelaku agar kamu merasa tidak yakin dengan penilaianmu sendiri. Selama itu pulalah R bungkam dan merasa dirinya gila atas kata cinta sekaligus pemaksaan yang dilontarkan kekasihnya hingga tidak sadar telah menjadi korban kekerasan seksual.

Apa itu gashlighthing

Situasi yang mengkondisikan mereka sebagai manusia yang harus nurut dan bergantung pada lelaki. Orang tidak terlahir sebagai gaslighter sebagaimana mereka terlahir sebagai introvert atau ekstrovert. Pola pendidikan dan situasi lingkungan yang membuatnya menjadi gaslighter. Ia hanya melihat dunia dari satu perspektif, sehingga ketika melihat sesuatu secara berbeda, menganggapnya sesuatu yang salah. Sesuatu yang salah itu harus dilawan dengan berbagai acara agar kembali sesuai dengan imajinasinya.

Melanie menjelaskan bahwa individu menggunakan gaslighting untuk mendapatkan kendali atas suatu hubungan karena mereka mungkin memiliki masalah yang belum terselesaikan seperti trauma masa kanak-kanak, atau narsisme. Dengan meyakinkan dirinya dapat bertidak secara mandiri dan dapat melakukan sesuatu sesuai dengan keyakinannya dengan baik. Dalam kondisi kamu yang lagi stabil,gaslighter suka menggoyahkan dan membuat kamu mempertanyakan segala sesuatu. Karena, sifat dasar manusia ketika goyah adalah untuk mencari seseorang atau sesuatu yang membuat mereka merasa stabil kembali – dan harapannya adalah gaslighter yang dijadikan panutan tersebut. Arthur Fleck, nama tokoh utama dalam film Joker ini dikisahkan berprofesi sebagai pelawak.

Gak cuma itu, tokoh suami dalam “Gaslight” juga menyugesti istrinya, bahwa perempuan itu akan kehilangan memorinya. Memberitahu bahwa orang lain sedang membicarakan kamu di belakang.Untuk memanfaatkan kerentanan, biasanya ini akan terjadi, Slot Deposit Pulsa seperti bilang “Lihatlah semua keluarga membicarakan kamu, mereka ragu dan itu sangat menyedihkan”. Contohnya, Anda sedang berdebat dengan seseorang, mereka akan membuat meragukan ingatan, meremehkan perasaan, atau memutarbalikkan cerita.

Nah, jika diperhatikan, NC ini sangat pintar membuat situasi seolah-olah korbannya ikut menikmati tindakan asusila yang ia perbuat. Lalu istilah gaslighting pun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ini adalah salah satu perilaku memanipulasi perasaan dan pikiran orang lain. Tak jarang, pelaku gaslighting akan melancarkan jurus bujuk dan rayu pada pasangannya.

Hingga akhirnya Anda merasa ada kejanggalan dalam relasi yang terjalin. Setelah Anda menyadarinya pun akan merasa berat atau bahkan merasa tidak mungkin untuk memutuskan hubungan begitu saja karena alasan-alasan pribadi. Walau jelas pelaku sangatlah merugikan psikologis dan menjauhkan Anda dari kebahagiaan yang seharusnya juga muncul dari sebuah relasi. Hal paling berbahaya dari gaslighting adalah orang tersebut akan menjatuhkan Anda setiap waktu dengan kebohongan, komentar sinis, atau pernyataan jahat yang tidak Anda sadari. Seorang gaslighter akan berbohong secara terang-terang dan Anda akan bertanya-tanya apakah yang dikatakannya benar atau tidak.