Masih Bingung Cara Membangun Private Branding? Ikuti 5 Langkah Awalnya

Selama ini istilah “brand”, biasanya selalu lekat dengan suatu perusahaan, produk maupun suatu organisasi. Dalam Bahasa Indonesia, kata brand diartikan sebagai nama merek. Sedangkan model itu sendiri sebenarnya banyak cakupannya, meliputi logo, simbol, dan sebagainya. [newline]Branding memang dikenal dengan beberapa klasifikasi, misalnya Product Branding, Corporate Branding, bahkan kemudian belakangan dikenal pula Internal Branding, City Branding, dan lain sebagainya. Namun saat ini ternyata tidak hanya produk, perusahaan, maupun suatu organisasi saja yang dapat melakukan branding.

Melalui fitur obrolan pribadi seperti ini, Anda bisa menciptakan hubungan yang lebih khusus dengan para pelanggan Anda dan secara tidak langsung bisa meningkatkan loyalitas mereka terhadap bisnis Anda. Anda juga bisa menghubungkan perangkat WhatsApp ini ke media sosial atau web site, sehingga ketika ada pelanggan yang membutuhkan jawaban segera untuk pertanyaan yang mereka ajukan, Anda bisa segera menjawabnya. Dengan cara ini, pelanggan tentu saja senang karena Anda memprioritaskan kebutuhan mereka.

Kita dapat membuat program loyalitas pelanggan, misalnya program poin, program cashback, program reward kemitraan, program model ambassador, bonus ulang tahun dan lain sebagainya. Aktivitas ini merupakan penyampaian informasi dari kita sebagai penjual kepada pelanggan dalam rangka menjaga hubungan dengan pelanggan. Misalnya kita memiliki usaha baju batik, lalu kita dihubungi oleh calon konsumen yang banyak bertanya terhadap produk kita. Layani dengan baik dan ramah, beri informasi selengkap dan jelasnya sampai konsumen benar-benar membeli. Saat ini tidak sedikit konsumen batal transaksi karena saat bertanya tidak dijawab dengan ramah misalnya, atau lama membalas. Personal brand adalah citra diri seseorang mengenai bagaimana orang tersebut dikenal.

Cara untuk menciptakan self branding bagi produk kita

Memiliki koneksi yang bagus akan memudahkan langkah kamu untuk melakukan pemasaran produk. Sehingga, kamupun harus bisa memanfaatkan media sosial yang dimiliki untuk mulai membangun jaringan dengan pihak-pihak yang berpotensial menjadi konsumen kamu. Temukan ardour Anda yang akan dijadikan bahan personal branding. Jika Anda tahu passion Anda dan apa yang Anda minati, akan lebih mudah menggunggah konten di akun Anda. Jangan sampai Anda ikut-ikutan membuat konten seperti orang lain yang sebenarnya tidak Anda minati.

Seorang CEO yang memiliki nama dan citra bagus melalui Brand yang dikelola dengan baik juga akan memberikan nilai plus, baik secara inner perusahaan, maupun pada konsumen. Contoh Elon Musk yang memiliki citra menarik dan kredibel di internet yang berarti ia memiliki private branding yang baik. Berbagai langkahnya yang kadang terlalu berani dan menimbulkan kontroversi terus dibantu oleh self-brand-nya yang baik. Tips ini tidak hanya berlaku untuk membangun private branding di Facebook. Konsistensi juga dibutuhkan di setiap channel media sosial lainnya.

Dengan begitu rasa kekaguman, rasa hormat dan kepercayaan otomatis akan muncul bersama dengan nama Anda. Memudahkan perusahaan mendapatkan loyalitas pelanggan terhadap produk atau jasa Anda. Merupakan usaha pemberian identitas pada sebuah produk yang mampu memengaruhi konsumen untuk memilih produk tersebut dibandingkan produk pesaing lainnya. Hal ini karena produk atau merek yang berhasil adalah produk yang mampu mendorong konsumen untuk memilih produk miliknya di atas produk kompetitor. Dalam proses pembuatan model, gunakan kata- kata yang memiliki unsur ceria dan positif, mudah diingat, dan beda dari model lain.

Tujuan membentuk merek pribadi menyangkut kepentingan membangun image seseorang demi mencapai persepsi positif mengenai dirinya. Personal brand merupakan kombinasi dari keterampilan, kepribadian, dan karakter unik seseorang yang membentuk sebuah identitas yang membuatnya berbeda dari yang lain. Labrecque, Markos, dan Milne menjelaskan bahwa personal model dapat menangkap dan mempromosikan kekuatan dan keunikan individu terhadap goal mereka. Menurut Morton personal model telah menjadi komunikasi yang efektif antara seseorang dan orang-orang di sekitarnya yang membedakan mereka dari pesaing berdasarkan keunikan dan nilai yang berbeda.

Secara naluri orang akan lebih menerima sesuatu hal yang familiar atau tidak terasa aneh. Misalnya ingin membuka toko online di Tokopedia, buat desain yang mirip dengan umumnya penjual tapi dibuat lebih baik. Meskipun sekelas marketplace sudah aman sekali, bagi customer Bola Online yang masih belum familiar pasti ada perasaan ragu-ragu sebelum dia benar-benar percaya untuk membeli. Sebagai penjual dan advertising harus bisa mengubah persaan ragu dari calon buyer agar mereka menjadi percaya dan membeli.

Jenis konten dalam content material advertising tidak memiliki batasan, bisa berupa foto, video, atau tulisan. Apapun jenisnya, yang terpenting dalam content advertising adalah konten yang harus menarik dan kreatif. Indentifikasi pasar sasaran pada pengem bangan komunikasi pemasaran, tujuan dasarnya adalah untuk mengetahui siapakah sebenarnya pasar sasaran dari sebuah aktifitas pemasaran tersebut. Apakah mereka pembeli potensial produk perusahaan, pengguna, pengambil keputusan, atau bahkan kelompok yang memberi pengaruh kepada konsumen potensial.

Aktivitas promosi dan branding ini bertujuan membuat orang sebanyak banyaknya tahu tentang produk kita. Aktivitas promosi ini meyakinkan orang untuk mencoba atau membeli. Berhasil menciptakan alumni yang bernilai adalah cara membangun brand yang kuat untuk sekolah.