​6 Cara Mudah Jaga Daya Tahan Tubuh Di Tengah Pandemi

Direkomendasikan tetap menjaga jarak aman dan tetap menggunakan masker ketika berolahraga. Supaya makan teratur, Sobat sebaiknya membuat catatan mengenai jadwal makan dan makanan apa saja yang akan dikonsumsi, utamakan konsumsi makanan sehat. Hal ini guna menjaga daya tahan tubuh tetap baik sehingga terhindar dari virus Covid-19. Karena saat di rumah Sobat bisa makan kapan saja, jadi mulailah mengatur pola dan jam makan. Untuk makanan, sebaiknya menghindari makanan junk meals atau membeli on-line. Hal ini untuk tetap menjaga bodily distancing dan juga untuk tetap menjaga kesehatan makanan.

Cara agar tetap sehat pada masa pandemi

Apabila masih sulit tidur, coba untuk membaca buku, makan makanan kecil seperti buah, atau minum susu hangat. Gunakanlah masker kain berlapis tiga yang sudah dijamin aman serta bisa dicuci dan digunakan berkali-kali. Botol-botol plastik kecil akan menambah limbah plastik ketika dibuang. Jadi belilah jenis botol hand sanitizer yang lebih besar atau model refillyang bisa diisi kembali. Dilansir dari National Sleep Foundation, direkomendasikan bahwa usia dewasa muda (18-25 tahun) membutuhkan waktu tidur 7-9 jam per malam.

Itulah sebabnya banyak pihak menyarankan untuk tidak mengonsumsinya, terutama selama pandemi virus corona. New Normal, tatanan baru dalam bekerja, tetap sehat, tetap produktif. Metabolisme lambat, kecepatan metabolisme tubuh akan lambat jika Sobat tidak bergerak aktif. Melambatnya metabolisme merupakan salah satu dampak paling buruk jika Sobat malas bergerak. Salah satu akibat lambatnya metabolisme, yaitu kegemukan atau obesitas yang bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit.

Selain olahraga tadi, jangan lupa untuk terus berdoa dan beribadah, tetap mengatur pola makan dan gaya hidup yang sehat yaa. Atur porsi makan, perbanyak sayur dan buah, tidak merokok, istirahat cukup, kurangi stress dan terus berpikir positif dan tetap semangat. Sensus Penduduk 2020 menunjukkan 11,5 juta kaum perempuan Indonesia berada di kelompok usia tahun. Kesadaran mereka akan perilaku hidup bersih dan sehat saat menstruasi juga masih relatif rendah. Tercatat, ada 1 dari 2 remaja perempuan yang tidak mengganti pembalut mereka setiap 4-8 jam serta tidak mencuci tangan mereka dengan sabun sebelum dan sesudah menggantinya.

Selain menjaga asupan nutrisi tubuh, kamu juga sebaiknya menghindari minuman beralkohol dan rokok karena dua hal tersebut dapat mengganggu fungsi tubuh dalam menyerap nutrisi baik. Lengkapi asupan seimbang kamu dengan konsumsi vitamin yang bisa kamu pilih dan pesan secara online melalui klikdokter. Dengan olahraga rutin setiap hari dapat menjaga tubuh agar tetap sehat, terutama dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar terlindungi dari virus.

“Dalam train resolution, harap diingat aturan 8-10 guidelines. Yaitu minum air putih sebanyak delapan sampai sepuluh gelas sehari, lalu berjemur sekitar 15 menit di jam 8-10 pagi,” kata Aldis. Untuk menjaga berat badan, dr Wendy Miller dari Beaumont Weight Control Center menyarankan agar menjauhi makanan olahan, seperti kerupuk, keripik, roti dan permen, serta makanan yang digoreng. Mengonsumsi makanan rendah lemak serta sayuran dan buah dapat membantu berat badan terjaga. WHO merekomendasikan aktivitas fisik dilakukan sesuai usia dan kebutuhan. Berbeda pula kegiatan dan intensitas olahraga yang perlu dilakukan lansia dan remaja. Sekian lama hidup dalam situasi pandemi tentu berpengaruh pada kesehatan psychological dan fisik.

Menjalani puasa di bulan suci Ramadan tahun ini terasa begitu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana untuk pertama kalinya seluruh umat muslim berpuasa di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Sehingga menjalankan ibadah puasa kali ini seseorang dituntut untuk lebih bijak dan hati-hati lagi, utamanya untuk pencegah penularan virus corona. Tak cuma itu, kita juga bisa menjaga kesehatan dengan tetap berolahraga di masa Ramadhan ini.

Di saat puasa, tubuh harus terhindar dari berbagai macam penyakit agar tetap bugar dan prima dalam menahan segala dahaga. Kondisi yang prima ini bisa kita dapatkan jika sistem imun dalam tubuh terjaga. Selain itu, tidur juga baik untuk menjaga kebugaran tubuh saat puasa. Pastikan kita mendapatkan durasi tidur selama 6-8 jam sehari agar tidak mudah lelah saat puasa dan selama COVID-19. Selama puasa di tengah pandemi COVID-19 ini, pilihlah bahan makanan yang segar, tetapi bisa bertahan hingga satu minggu ke depan untuk menghindari berbelanja setiap hari.

Selain harus menahan lapar lebih dari 12 jam lamanya, kamu juga dituntut untuk selalu bisa menjaga kesehatan agar tidak mudah tertular virus Corona. Meski demikian, Ramadan tetap bisa kamu lalui dengan hikmat, apalagi jika menerapkan tips-tips sehat dan produktif di bawah ini. Dengan berpuasa selama 30 hari, tubuh dapat merangsang produksi sel darah putih baru.