Gaslighting Adalah Bentuk Kekerasan Emosional, Ini Tandanya

Oleh karena itu, tidak heran bahwa banyak orang yang tidak menyadari adanya tanda bahaya dalam hubungan rumah tangga akibat gaslighting. Gaslighting adalah istilah psikologi yang digunakan untuk menyebut strategi seseorang dalam memanipulasi dan mengontrol pikiran orang lain. Perilaku manipulasi tersebut dapat membuat korban merasa tak yakin dengan dirinya sendiri. Korban gaslighting di kantor biasanya terpengaruh oleh atasan, rekan kerja senior, atau rekan kerja yang sangat dipercayai. Biasanya, wanita bersifat mengendalikan mencari pasangan pria yang bisa mereka jadikan ‘boneka’.

Salah satu taktik pelaku gaslighting adalah membuat kamu tidak yakin dan terus bertanya-tanya. Kamu yakin orang itu pernah mengatakan atau melakukan sesuatu yang kamu saksikan sendiri, tapi mereka membantahnya dengan serius. Hasilnya kamu jadi merasa ragu dengan realitas yang kamu lihat dan mulai timbul keraguan, jangan-jangan kamu yang salah tangkap. Bila dilakukan terus-menerus, semakin kamu jadi mudah ragu dan tak percaya dengan diri sendiri. Gaslighter akan melancarkan aksinya ketika korban tidak menyadari atau tidak memahami manipulasi gaslighter.

Apa itu gashlighthing

Alhasil, korban jadi tergantung pada pelaku, baik dalam hal pemikiran maupun perasaan. Pernah meragukan diri usai berdebat dengan seseorang, bahkan merasa bersalah terhadap hal-hal yang tidak dilakukan? Sedangkan kecenderungan alami manusia adalah melihat dan mencari orang atau entitas yang akan membantu mereka merasa lebih stabil. Gaslighting adalah salah satu bentuk manipulasi yang terjadi dalam sebuah hubungan yang tidak sehat atau abusive relationship. Gaslighting adalah taktik manipulatif psikologis untuk membuat seseorang atau sekelompok orang meragukan realitas dan ingatan mereka.

Anda harus tetap berpikir positif walaupun orang tersebut membuat Anda cemas. Sebagai contoh gaslighting dalam rumah tangga, pasangan Anda akan menggunakan anak sebagai amunisi untuk menyatakan bahwa dirinya benar. Hal ini dilakukan karena pasangan Anda tahu bahwa anak Anda adalah segalanya untuk Anda sehingga dia menggunakannya untuk menyerang Anda. Orang dengan gaslighting akan menyangkal apapun yang Anda katakan atau pikirkan walaupun Anda memiliki bukti yang jelas.

Jika ada seseorang yang mulai menantang persepsimu abaikanlah, karena keraguan terhadap diri sendiri merupakan langkah awal yang membuatmu terjebak dalam Gaslighting. Ingat, meskipun keputusan pribadi mungkin dapat memengaruhi orang lain di sekitar kamu, tetapi juga harus memperhatikan pendapat kamu juga. Ini adalah hidup kamu, jadi kamu memiliki hak penuh atas apa yang ingin kamu lakukan tanpa diintervensi orang lain. Begitu kamu mulai membela diri kamu sendiri, gaslighter akan berperan sebagai korban. Mereka akan menyalahkan kamu dan menuduh kamu melakukan hal-hal lain yang bahkan tidak kamu lakukan. Mereka akan berusaha untuk membuat kamu berpikir bahwa kamu tidak dapat hidup tanpa mereka.

“Jika kita di situasi gaslight, kita perlu memahami bahwa kita butuh bantuan orang lain dan kemungkinan besar sulit bagi kita untuk menghadapi gaslighter seorang diri,” jelasnya. Sehingga perilaku gaslighting kerap terjadi dalam hubungan asmara, yang mana seseorang bertujuan untuk memegang kendali atas pasangannya. Namun tidak menutup kemungkinan gaslighting ini terjadi dalam banyak jenis hubungan, termasuk dengan bos, teman atau orangtua.

Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan suatu kelas atau komunitas untuk bertemu orang baru. Dampak yang ditimbulkan, yakni pasangan menjadi tidak bisa membedakan Slot Game Online mana yang salah dan benar. Sebab sering kali, pelaku tidak ingin disalahkan dan akhirnya membuat korban merasa tergantung secara pemikiran dan perlakuan.