Viral Daftar Obat Untuk Pasien Covid

Kalau dilihat, angka kematian terbanyak dialami mereka yang sudah punya komorbid seperti diabetes, hipertensi, penyakit pernapasan lain. Begitu juga dengan mereka yang usia lanjut, meski kelihatan sehat, tapi sistem imun tidak akan sama seperti usia muda. Karena belum ada yang terbukti secara klinis, maka maka WHO mengorganisir solidarity trial.

Fachrori juga minta dalam penelitian tersebut, Dinas Kehutanan berkoordinasi dengan BPOM, Labkesda dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi guna mendapatkan hasil yang lebih komprehensif. Jambi – Gubernur Jambi Fachrori Umar pada Minggu (26/4) menginstruksikan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi untuk meneliti khasiat daun Sungkai untuk mengobati Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Namun berbekal pengalaman sejumlah negara, obat Klorokuin digunakan untuk mengurangi demam dan peradangan.

Obat penyembuh covid yang ampuh

Mengonsumsi tanaman herbal cocok dikonsumsi oleh semua golongan umur, anak-anak hingga lansia, pria dan wanita. Untuk menjaga Anda dan keluarga tetap sehat, tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan tindakan pencegahan COVID-19. Jika mengalami keluhan atau gejala COVID-19, seperti anosmia, demam, batuk, dan sesak napas, segera lakukan isolasi mandiri dan konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut.

Jadi, para dokter menganjurkan beberapa jenis obat yang sekiranya mampu menangkal virus yang sudah menjadi pandemi tersebut. Namun jika dilihat dari peringatan yang ditulis oleh BPOM, jenis obat ini hanya boleh digunakan dalam keadaan mendesak, karena bisa menyebabkan efek samping yang cukup berat. Khasiat obat-obat antivirus ini telah terbukti pada penggunaan sebelumnya. Contohnya, Favipiravir yang biasa dipakai untuk menyembuhkan influenza akut atau Remdesivir yang biasa diberikan kepada pasien dengan infeksi SARS-CoV, Ebola, dan MERS-CoV. Jika obat memungkinan pasien yang dirawat di rumah sakit tidak sampai memerlukan bantuan ventilator, maka unit perawatan intensif tidak kewalahan. Untuk tahap sekarang, masih terlalu dini untuk mengetahui kapan akan ada obat untuk mengobati virus corona.

Pada hari yang sama, BPOM pun mengeluarkan pernyataan resmi mengenai status penggunaan obat Klorokuin dan Hidroksiklorokuin untuk perawatan pasien positif corona. Hanya saja penggunaan remdesivir lebih luas karena sudah solidarity trial di beberapa negara. Kalau favipiravir masih uji klinis dan hasilnya belum definitif, tapi cukup promising sehingga mendapat emergency use authorization di Indonesia. Hanya bentuknya berbeda, kalau Favipiravir tablet sedangkan remdesivir injeksi. Remdesivir yang sejak awal pandemi digunakan di Amerika Serikat ini terkenal sebagai obat mahal.

Di Indonesia sendiri, jumlah pasien positif corona terus bertambah hingga puluhan orang setiap harinya. Sejak saat itu, dalam penelitian pada hewan obat itu terbukti efektif untuk mengobati virus-virus corona lain yang mematikan , sehingga muncul harapan obat tersebut juga efektif mengobati virus corona Covid-19. Melalui Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Yurianto, Kemenkes menyatakan bahwa air rebusan bawang putih tidak bisa menyembuhkan virus corona. Bahkan, WHO juga mengatakan bahwa mengonsumsi bawang putih tidak bisa menjaga tubuh Anda dari virus corona. Ternyata, air rebusan bawang putih tidak bisa menyembuhkan virus corona, pun mencegahnya.